TerlebihXiaomi membekalinya dengan fitur fotografi yang lengkap serta kemampuan merekam video beresolusi 4K 2160p@30fps serta video Full HD hingga 120 fps yang dioptimalkan Gyro-EIS agar hasil video lebih stabil. Kamera Selfie Xiaomi Redmi Note 8 Pro juga sangat menjanjikan.
Halini terbukti dari hasil benchmark OPPO F7 yang mampu mengalahkan Xiaomi Redmi Note 5 Pro. Untuk mengimbangi chipset tersebut, dikabarkan Xiaomi Mi 6X akan memiliki varian yang terdiri dari RAM 4 GB + storage internal 64 GB dan RAM 6 GB + storage internal 128 GB. Baterai berkapasitas 2.910 mAh juga akan hadir di dalamnya.
TaiwanMenjadi Negara Pertama di Asia yang Melegalkan Pernikahan Sesama Jenis - KABAR TERKINI
CaraTest Point Masuk Mode Edl Untuk Install Atau Flashing. Firmware samsung j6+ sm-j610. flashfile, frp reset, isp pinout, edl testpoint cara flashing samsung menggunakan odin tool : 1. power off phone . Are you searching for unbrick methods of xiaomi devices? if yes, you are in the right place. sometimes xiaomi locked bootloader that never
TEMPEREDGLASS / ANTI GORES KACA XIAOMI MI 6X / MI A2 NERO di Tokopedia ∙ Promo . Beli Baterai Battery Batre Nokia BL - 4D Merk Nero Double Power. Nero MediaHome 2. Telah Tersedia download sekarang !! DOWNLOAD. Link Alternatif - Nero4d Link Alternatif - Nero4d Foto Produk Ensiklopedi Shalat Ayo Order dari Falco nero. Add to cart. Quantity. Line.
lygx. Desain dan Display Xiaomi Mi 6X masih setia dengan desain seri sebelumnya yakni tidak menggunakan notch alias mengusung bezel atas dan bawah masih terhitung lapang, apalagi jika dibandingkan dengan rekan-rekan di kelasnya. Xiaomi juga memberi bodi aluminium, lengkap dengan kaca anti gores sehingga terlihat kokoh sekaligus mahal. Xiaomi tidak mengekor kompetitor yang mulai beralih menggunakan materi menyerupai kaca. Bodi logam Mi 6X relatif masih dapat menjaga suhu saat penggunaan cukup lama. Dimensi ergonomis dengan bezel tipis di bagian samping kiri dan kanan, tampil ramping dan mudah digenggam. Peningkatan juga terlihat pada besaran layar dan kamera. Di bagian belakang terdapat dua buah kamera yang disusun secara vertical beserta dengan LED Flash. Sensor sidik jari ditempatkan tak jauh dari kamera, agak ke tengah, dan sejajar dengan logo Mi di bagian bawah. Smartphone ini juga dibekali sensor infrared IR Blaster yang bisa digunakan sebagai remote mengendalikan perangkat elektronik semisal TV dan AC. Sayang Xiaomi tak memberi jack audio Jadi, untuk menikmati konten audio perlu menggunakan sebuah adapter USB-C. Tapi tenang, penghubung ini sudah ikut dalam paket penjualan. Xiaomi Mi 6X mengusung layar LCD berukuran 5,99 inci, dengan resolusi 2160×1080 dan kepadatan piksel 400ppi. Alhasil, display tulisan dan gambar tampak tajam, sekaligus menyuguhkan visual yang baik untuk menonton video, main game, atau sekedar browsing. Kamera Depan+Belakang Xiaomi Mi 6X membawa dua kamera di bagian belakang, masing-masing dengan resolusi 12 MP dan 20 MP. Kamera pertama 12 MP dibekali sensor Sony IMX486 dan memiliki aperture f/ sementara kamera kedua Sony IMX376 memiliki aperture f/ Secara umum, kinerja keduanya memuaskan, baik dalam kondisi banyak cahaya maupun sebaliknya. Hasil olah gambar menghasilkan ketajaman warna. Apalagi saat fitur HDR diaktifkan akan memberi hasil detail yang dapat dilihat perbedaannya. Di bagian depan, Mi 6X dibekali kamera 20 MP dengan sensor 1/ dan aperture f/ Tentu resolusinya lebih dari memadai untuk keperluan swa foto, apalagi dengan tambahan flash bagian depan. Fitur perekam video juga sudah dielngkapi kemampuan video time lapse dan slow motion. Chipset, Performa dan Antarmuka Xiaomi Mi 6X ditenagai kekuatan chipset Snapdragon 660 dari Qualcomm, Octa core Kryo 260, dimana 4 diantaranya berjalan di kecepatan GHz, dan 4 lagi GHz. Kinerjanya didukung GPU-nya Adreno 512 dan RAM 6GB memberi performa ngacir pengoperasiaan smartphone. Selain performa yang stabil dan sangat responsif, penyimpanan internalnya juga cukup memadai sebesar 128GB. Berdasarkan hasil pengujian, baterai mAh milik Mi 6X mampu bertahan sekitar 10 jam untuk pemakaian berat. Namun, dipastikan bisa menemani selama seharian untuk aktivitas normal seperti chat, email, social media atau sesekali nonton atau bermain game. Mungkin sobat Pricebook juga perlu membedakan Mi 6X – bukan Mi A2 yang resmi beredar di Indonesia. Bedanya ada pada system antarmuka, karena versi MiA2 menggunakan Android One dan tanpa olesan MiUI, sementara versi yang lain menggunakan MiUI ROM version Stable. Mi 6X sudah mendapat upgrade MiUI versi 9. Tampilannya cukup colorfull memanjakan mata dan juga mudah dikostumisasi. Tidak ada app drawer dan OS ini masih menyertakan layanan Google Play dan Gmail, lengkap dengan aplikasi bawaan seperti Mi Remote, Mi Drop dan Mi Video..
Berbagai trik marketing untuk menarik minat konsumen sering kali dilakukan, salah satunya adalah dengan merilis edisi khusus. Cara seperti ini juga sudah pernah dilakukan oleh vendor smartphone. Nah, kali ini Xiaomi pun mengikuti strategi marketing tersebut dengan merilis edisi khusus untuk smartphone Xiaomi Mi 6X. Edisi khusus yang dimaksud adalah Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku. Apakah kamu penggemar idol virtual dari Jepang, Hatsune Miku? Kalau iya, maka edisi khusus Xiaomi Mi 6X ini akan menjadi smartphone yang menarik untuk kamu miliki. Seperti apakah Xiaomi Mi 6X edisi khusus Hatsune Miku? Baca sampai habis artikel ini untuk menemukan jawabannya ya! Baca Juga Daftar Harga dan Spesifikasi Xiaomi Mi 9, Mi 9 SE, dan Mi 9 Battle Angel Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku Bagaimana sih Xiaomi bisa merilis edisi khusus bertema Hatsume Miku? Penjelasannya bisa kamu simak melalui artikel di bawah ini! 1. Kerja sama dengan Vocaloid Smartphone ini hasil kerjasama antara Xiaomi dengan Hatsune Miku. foto YouTube Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku ini merupakan hasil kerja sama resmi antara Xiaomi dengan Vocaloid. Nama yang disebut belakangan adalah pembuat karakter virtual J-Pop tersebut. Hatsune Miku sendiri merupakan karakter penyanyi virtual yang bernyanyi menggunakan suara hasil dari alat synthesizer. Karakter yang cantik dan imut, lengkap dengan suaranya yang unik, membuat Hatsune Miku banyak disukai. Penggemar dari karakter itu sendiri sangat banyak dan tersebar di seluruh dunia. Baca Juga Xiaomi Luncurkan Mi 6X, Penerus Mi A1? 2. Edisi sangat terbatas Edisi ini diproduksi terbatas. foto Mysmartprice Hadir sebagai edisi khusus, Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku ternyata diproduksi dalam jumlah yang sedikit. Total, hanya ada unit Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku yang akan dijual. Menariknya, setiap unit dari Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku ini bakal dilengkapi dengan nomor produksi, yaitu dari nomor satu hingga Ini salah satu hal yang menandakan produk ini spesial. 3. Kerennya desain Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku Desain keren dan didominasi warna biru. foto XiaomiToday Secara desain fisik, Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku sama persis dengan Xiaomi Mi 6X orisinal. Satu hal yang menjadi pembeda adalah desain kosmetik. Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku hadir dengan warna turquois, warna khas dari Hatsune Miku. Di bagian punggung perangkat, terdapat gambar karakter dari Hatsune Miku. Edisi khusus ini juga dilengkapi dengan casing yang juga memiliki gambar Hatsune Miku. Produk ini dijual dengan kotak khusus, membuat para penggemar dijamin akan menyukai produk tersebut. Selain smartphone dan casing, edisi khusus ini dibekali dengan sebuah power bank mAh juga dalam warna turquois, dan sebuah gift card. Keren, bukan? Baca Juga Spesifikasi Lengkap Tablet Xiaomi Mi Pad 4 4. Spesifikasi Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku Spesifikasinya sama persis dengan edisi standar. foto lowyat Produk yang satu ini hadir dengan spesifikasi yang sama persis dengan Xiaomi Mi 6X orisinal. Ia dibekali dengan layar 5,99 inci dengan dukungan resolusi Full HD+ x piksel. Selain itu, perangkat ini dibekali dengan chipset Snapdragon 660, RAM 6 GB, dan penyimpanan internal berkapasitas 64 GB. Produk yang satu ini sudah menggunakan konfigurasi kamera kekinian, yakni kamera ganda. Konfigurasinya yaitu kamera 12 megapiksel dan 20 megapiksel dengan bukaan f/ Beralih ke kamera depan, terdapat kamera dengan sensor 20 megapiksel, juga dengan aperture f/ Menariknya, kamera depan dan belakang hadir dengan fitur AI Scene Recognition. Selain itu, Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku memiliki baterai mAh dan charging port USB Type-C. Baca Juga Daftar Harga dan Spesifikasi Xiaomi Mi 9, Mi 9 SE, dan Mi 9 Battle Angel 5. Harga Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku Harganya cukup mahal. foto Mikufan Hadir sebagai edisi khusus, apakah Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku punya banderol yang lebih mahal? Jawabannya adalah iya. Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku dijual dengan harga CNY atau sekitar Rp4,5 juta. Sementara itu, versi orisinal Xiaomi Mi 6X dijual dengan harga mulai dari yuan atau sekitar Rp3,5 juta untuk yang varian RAM 4 GB dan memori internal 64 GB. Sedangkan varian dengan RAM 6 GB dan memori internal 64 GB dihargai yuan atau sekitar Rp3,9 juta. Baca juga Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga Xiaomi Redmi 6 Pro Xiaomi Mi 6X Hatsune Miku diketahui hanya dijual secara terbatas di Tiongkok. Apabila masuk ke Indonesia, kamu berminat membeli perangkat edisi khusus tersebut?
Ancaman Besar Duet Oppo-Vivo Pasangan duet maut brand ponsel pintarOppo – Vivo boleh berbangga hati karena sukses mendepak brand ponsel pintar Lenovo dari tangga 5 besar tanah air. Tapi apakah kondisi mereka aman-aman saja diatas sana? Tentu saja tidak, sebab Xiaomi secara nyata memang telah bersiap untuk menggulung kedua brand ponsel pintar tersebut. Bahkan setelah sebelumnya sempat menjagokan Handphone Mi 8 SE, Xiaomi masih belum merasa puas. Alhasil, HP Mi A2 Xiaomi Mi 6X terbaru pun diutus untuk mendampingi saudaranya - si handphone Mi 8 SE. Hmm, kira-kira strategi apa ya yang sedang disiapkan oleh Xiaomi untuk harga Mi A2 Mi 6X murah? Bukan Hanya Kekuatan Sensor, Tapi AI-Camera Juga Penting Jika memang tujuan besar Xiaomi untuk menggodog Oppo-Vivo, maka manuver yang dibutuhkan oleh vendor handphone asal China ini adalah fitur kamera. Itu benar, tapi Xiaomi tak ingin sembarangan mengambil langkah, apalagi hanya serta merta memperbesar sensor untuk memaksimalkan kekuatan kamera handphonenya. Lihat saja bagaimana Xiaomi mengemas harga HP Mi A2 Mi 6X murah ini, Xiaomi tetap mempertahankan kekuatan 20 MP-nya, bukan? Jangan pesimis, langkah yang diambil oleh Xiaomi untuk HP Mi A2 Mi 6X terbaru mereka ini sama sekali tak beresiko. Ingat baik-baik, nilai jual handphone Oppo F7 ataupun handphone Vivo V9 bukan semata-mata pada sensor kameranya, tapi AI-Camera Technology. Nah,teknologi inilah yang saat ini juga coba diterapkan oleh Xiaomi untuk HP Mi A2 Mi 6X sangat disayangkan , Xiaomi masih belum ingin membuka tabir alogaritma AI-Camera unggulan yang ada pada HP Mi A2 Mi 6X terbarunya tersebut. Kekuatan Arsitektur Kyro Ternyata Belum Tersentuh Memperhatikan bagaimana Oppo-Vivo merebut daya tarik para user, kami melihat - kedua brand smartphoneini ternyata memiliki satu kesamaan lagi, yaitu melangkah dengan performa kelas menengah dan nominal terjangkau. Dan tantangan yang satu ini, sepertinya adalah yang termudah bagi Xiaomi untuk mengemas harga Mi A2 Mi 6X murah ini. Ya iyalah, Xiaomi mah sudah terbiasa mengemas produk mereka dengan budget ringan dan performa berkualitas. Jadi jika harga Mi A2 Mi 6X murah ini dipaksa bertahan di angka 3-4 jutaan, maka memilih manuver Snapdragon 660 yang sudah berkekuatan 2,2 Ghz adalah solusi tepat untuk menjatuhkan kedua rivalnya tersebut. Maaf, tapi seingat kami – baik koleksi smartphone unggulan Oppo F7 ataupun Vivo V9 – keduanya belum mengadopsi prosessor octa-core Kyro sebagai manuver mereka. Masalah layar berponi dari HP Mi A2 Mi 6X terbaru, kami anggap itu sebagai selera pasar saja. Bagian pentingnya, rasio layar dari harga Mi A2 Mi 6X murah ini tetap 189 dengan resolusi yang sudah FHD. Perbaiki Blunder Kedua Rivalnya, Dengan Strategi Lebih Pintar Tahukah kamu, apa kelemahan besar dari smartphone unggulan Oppo-Vivo yang dibangga-banggakan tersebut? Kedua smartphone tersebut terlalu fokus pada kamera selfie, tapi kemudian malah mengirit kekuatan kamera utama yang dimiliki oleh ponsel pintarnya. Dan Xiaomi jelas tak ingin menambah panjang blunder yang dicetak kedua brand ponsel pintar rivalnya tersebut dalam mengemas smartphone mereka, sebaliknya – Xiaomi justru berusaha memperbaiki dengan menempatkan duet kekuatan 20 MP dan 12 MP untuk harga HP Mi A2 Mi 6X murahnya tersebut. Hasilnya? Teaser singkat yang diduga sudah menyisipkan hasil jepretan kamera dari harga Mi A2 Mi 6X murah ini, adalah buktinya.
Penerus Mi 5X, memiliki kelebihan bodi aluminium dan peningkatan kemampuan kamera depan dan belakang Setelah memperkenalkan Mi 5X sekitar Oktober 2017 lalu, Xioami sepertinya tak ingin berlama-lama keluar dari keramaian ponsel kelas menengah. Tak sampai setahun, sang penerus bernama Mi 6X pun dirilis, tepatnya pada April 2018. Di Indonesia, dikenal dengan nama Mi A2. Dari segi penampilan - luar dan dalam maksud kami, peningkatan tentu saja banyak dibawa seri ini. Masuk akal, namanya juga penerus. Dari sisi dapur pacu, Xioami mengupgrade chipset dari Snapdragon 625 menjadi 660. Peningkatan lainnya pada ukuran layar, kamera, dan desain. Sektor desain – inilah hal pertama yang tampak langsung di mata, sangat terlihat perbedaannya. Mi 6X, tampil dengan kesan kokoh, karena bodinya terbuat dari aluminium yang membalut badannya. Bagus, pastinya. Sekali lagi, namanya juga penerus. Tapi, tentu tidak akan lengkap jika kita bicara sekedar tampilan luar saja bukan? Dan lantas men-cap ini sebagai lebih unggul dari pendahulunya. Untuk mengenal lebih jauh seberapa besar upgrade yang terdapat pada Mi6 X, yuk simak ulasan kami. Unibodi Aluminium Dengan modal bodi aluminium kesan kokoh langsung terlihat foto Ida Farida Seperti beberapa smartphone Xiaomi lainnya, sebut saja Redmi Note 5 dan Redmi S2, bodi Mi 6X dibalut bahan seperti kaca dan aluminium di bagian depan dan belakang, lengkap dengan kaca anti gores Bezelnya tipis, tapi hanya di bagian samping kiri dan kanan, sementara bezel atas dan bawah masih terhitung lapang, apalagi jika dibandingkan dengan rekan-rekan di kelasnya. Namun, satu hal yang patut diapresiasi dari Xiaomi, keputusannya untuk tak mengekor produsen lainnya yang mulai beralih ke bodi yang menyerupai kaca di bagian belakang. Xiaomi setia dengan bodi aluminium, yang membuat Mi 6X atau Mi A2 tak hanya terlihat kokoh, tetapi juga mewah. Ditambah lagi, bodinya yang ramping yang membuatnya mudah digenggam. Baca juga Perbedaan Spesifikasi Xiaomi Mi A1 vs Mi A2 Sebuah port USB Type-C diletakkan Xioami di bagian bawah perangkat, berdampingan dengan lubang speaker di sisi kiri dan kanannya. Sementara tombol volume dan power ada di sisi kanan, berseberangan dengan slot kartu SIM Nano SIM di bagian kiri. Nah, kabar kurang baik datang bagi penikmat musik. Pasalnya Xiaomi tak mengizinkan jack audio ikut serta di badan Mi 6X. Alhasil, pengguna yang ingin menikmati audio pun harus rela bersusah-susah menggunakan adapter USB-C to jack yang sudah disediakan dalam paket penjualan. Sama halnya dengan jelly case yang dapat kita gunakan untuk melindungi ponsel dari benturan. Di bagian belakang, ada dua buah kamera yang disusun secara vertical, dengan LED Flash duduk di antaranya. Sensor sidik jari juga ditempatkan Xiaomi tak jauh dari kamera, agak di tengah, dan sejajar dengan logo Mi di bagian bawah. Pendek kata, nice lah dari segi penampilan. Layar Resolusi Tinggi, Tapi Redup Xiaomi membekali Mi 6X dengan layar LCD berukuran 5,99 inci, esolusi 2160 x 1080 dan kepadatan piksel 400ppi foto Ida Farida Di atas kertas, berada di level yang sama dengan beberapa lawannya yang juga menampilkan layar Full HD. Kami menilai ini lebih dari cukup. Nyamanlah untuk penggunaan sehari-hari. Tulisan dan gambar tampak tajam, dengan sudut pandang yang juga bagus. Ini penting, karena artinya kita bisa mendapatkan pengalaman melihat yang lebih baik, entah itu saat menonton video, main game, atau sekedar browsing. Awalnya kami berharap layarnya tetap terang saat berada di bawah sinar matahari. Tapi mengubah pengaturan brightness ke posisi maksimal sepertinya menjadi keharusan. Memang, auto brightness bekerja dengan baik saat harus menyesuaikan diri dengan kondisi cahaya sekitar, namun kami lihat layarnya agak redup. Oh, satu jempol buat Xioami, yang memilih tidak mengikuti tren poni – setidaknya untuk seri ini, jadi kami tidak perlu repot-repot menyingkirkannya saat sedang ingin menonton video. Kamera Andal Dual kamera dilengkapi flash light siap diandalkan untuk menjepret gambar foto Ida Farida Seperti beberapa kompetitornya di kelas menengah, Xiaomi Mi 6X juga membawa dua kamera di bagian belakang. Masing-masing dengan resolusi 12 MP dan 20 MP. Kamera pertama 12 MP datang dengan sensor Sony IMX486 dan memiliki aperture f/ sementara kamera kedua Sony IMX376 memiliki aperture f/ Secara garis besar, keduanya bekerja dengan baik, dalam kondisi cukup cahaya maupun sebaliknya. Hasil foto pada kondisi malam hari/ kurang cahaya Foto Ida Farida Kami mengujinya untuk mengambil sejumlah gambar di dalam ruangan, dalam kondisi cukup cahaya. Hasilnya, bagus. Tak hanya tajam, reproduksi warna yang dihasilkan juga oke. Meski tak banyak, namun fitur HDR jelas membuat perbedaan pada hasil, antara ketika ia berada dalam posisi on dan off. Versi on tampak lebih detil. Di kondisi kurang cahaya, Mi 6X juga tak terlalu mengecewakan. Ada noise, tapi sedikit. Intinya tidak sampai mengganggu. Hasil foto HDR off foto Ida Farida Hasil foto HDR on foto Ida Farida Di bagian depan, Mi 6X dibekali kamera 20MP dengan sensor 1/ dan aperture f/ Secara garis besar, lebih dari cukup. Apalagi ada tambahan flash juga di bagian depan. Nah, bagi pengguna yang lebih suka mengabadikan gambar bergerak dari pada diam, kabar baik, karena selain mendukung perekaman video time lapse, Mi 6X juga mendukung rekaman video slow motion. Bukan Android One tapi MiUI Mi 6X datang dengan tampilan polos seperti pendahulunya Mi A1 – dalam hal ini Android One dan tanpa olesan MiUI, Mi A2 yang masuk ke markas kami adalah dia yang datang dengan opsi kedua, yakni MiUI ROM version Stable. Bersamanya, ada Android yang patch keamanannya terakhir diperbarui pada April 2018 lalu. Namun demikian, tak ubahnya versi Android One yang masuk ke Indonesia, kami juga menemukan layanan Google di sini. Sebut saja Google Play dan Gmail, lengkap dengan aplikasi bawaan seperti Mi Remote, Mi Drop dan Mi Video. Baca juga Baterai Xiaomi Mi A2 Dikabarkan Boros Untuk MiUI sendiri, versi 9 ini boleh dibilang cukup colorfull, di samping juga sangat mudah dikostumisasi. Aplikasi yang diinstal juga tidak ada dalam laci aplikasi, melainkan tersebar di berbagai layar utama. Untuk melihatnya, cukup sapu layar ke kanan atau kiri. Secara default, kita bisa menemukan folder khusus aplikasi bawaan Google di layar homescreen, menu setting, theme hingga Play Store. Di bagian paling bawah, ada empat menu lainnya untuk akses cepat ke menu panggilan telepon dan kontak, SMS, browser dan kamera. Tiga tombol navigasi virtual ada tepat di bawahnya. Kombinasi Apik Snapdragon 660 dan RAM 6GB Performa Xiaomi Mi 6X dapat diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari foto Ida Farida Xiaomi Mi 6X bersandar pada kekuatan Snapdragon 660 dari Qualcomm, dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Octa core Kryo 260, 4 di antaranya berjalan di kecepatan GHz, dan 4 lagi di GHz. GPU-nya Adreno 512. Secara garis besar, kinerja yang ditorehkan lebih dari cukup untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, ya browsing, main game, nonton dan lainnya. Berdasarkan hasil pengujian kami, nyaris tak ada masalah. Mi 6X sangat responsif, dan jarang tersendat. Baca juga Ini Spesifikasi dan Harga Xiaomi Mi A2 dan Mi A2 Lite di Indonesia Pembaca sidik jari di bagian belakang berkinerja cekatan. Dia dapat membuka ponsel dengan cepat, dengan posisi yang juga kami nilai cukup pas. Bodi logam, logikanya akan membuatnya cepat panas. Tapi kami merasa Mi 6X masih dalam skala normal. Penggunaan lama sekalipun tidak lantas membuat suhunya naik. Paling baterainya saja yang angkat tangan. Di tengah gempuran ponsel kelas menengah yang mengandalkan baterai besar dan umur panjang, kami menilai penerus Mi 5X ini bukanlah teman yang bisa diandalkan. Berdasarkan hasil pengujian kami, baterai mAh yang dibenamkan Xiaomi di badan Mi 6X hanya mampu bertahan sekitar 10 jam untuk pemakaian berat. Dalam hal ini kami sering menggunakannya untuk menonton video. Dan hasilnya, dari posisi baterai 98% di pukul pagi, Mi 6X pelan-pelan menutup mata saat waktu mendekati pukul 5 sore. Ini masih lebih bagus ketimbang hasil yang ditorehkan PCMark. Kesimpulan Jika mengacu pada lembar spesifikasi, Mi 6X jelas merupakan smartphone yang powerfull. Paling tidak dibanding rekan sekelasnya. Bukan saja performa yang oke, kamera ganda dan pembaca sidik jari juga bekerja dengan baik. Dari sisi desain juga penampilannya menawan. Sayang, layar besar yang dibawanya cenderung redup. Baterainya juga bukan sesuatu yang dapat diandalkan untuk menemani sehari penuh untuk pemakaian “berat”. Spesifikasi Dimensi x x mm Berat 168 gram Layar 5,99 inci, FHD+ 1080 x 2160 pixels, aspek rasio 189 SIM Dual-SIM Nano + Nano CPU Qualcomm SDM660 Snapdragon 660 Octa-core 4x Kryo 260 & 4x Kryo 260 GPU Adreno 512 RAM/ROM 6 GB, ROM 128 GB Sensor Fingerprint rear-mounted, accelerometer, gyro, proximity, compass Kamera utama 12 MP, f/ 1/ 20 MP, f/ 1/ PDAF Fitur Dual-LED flash, HDR, panorama Video 2160p30fps, 1080p30fps gyro-EIS, 720p120fps Kamera Depan 20 MP, f/ 1/ Fitur LED flash, Auto-HDR Video 1080p30fps Konektivitas Wi-Fi a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot, Bluetooth A2DP, LE, GPS with A-GPS, GLONASS, BDS, Infrared, USB Type-C reversible connector Baterai Non-removable Li-Ion 3000 mAh OS MIUI with Android Oreo Penulis Ida Farida
Jakarta – Xiaomi Mi 6X merupakan penerus dari Mi 5X, sebagai penerus peningkatan tentu saja banyak dibawa oleh perangkat ini. Cukup terasa, baik dari luar mapun dalam. Dimana Xioami mengupgrade chipset dari yang sebelumnya Snapdragon 625 menjadi 660. Peningkatan lain terasa pula pada besaran layar, kamera dan Disini, Mi 6X , yang masuk ke Indonesia dengan nama Mi A2 tampil lebih kokoh berkat bodi aluminium yang membalut badannya. Bagus, pastinya. Namanya juga penerus. Tapi, tentu tidak akan lengkap jika kita bicara sekedar tampilan luar saja, dan lantas men-cap ini sebagai lebih unggul dari pendahulunya. Untuk tahu lebih jauh mengenai seberapa besar upgrade yang dilakukan Xiaomi pada smartphone kelas menengahnya ini, berikut review Mi 6X dari tim Desain Seperti beberapa smartphone Xiaomi lainnya, sebut saja Redmi Note 5 dan Redmi S2, bodi Mi 6X dibalut kaca dan aluminium di bagian depan dan belakang, lengkap dengan kaca anti gores Bezelnya tipis, tapi hanya di bagian samping kiri dan kanan, sementara bezel atas dan bawah masih terhitung lapang, apalagi jika dibandingkan dengan rekan-rekan di kelasnya. Namun, satu hal yang patut diapresiasi dari Xiaomi, keputusannya untuk tak mengekor produsen lainnya yang mulai beralih ke bodi kaca atau paling tidak yang menyerupai kaca di bagian belakang. Xiaomi setia dengan bodi aluminium, yang membuat Mi 6X tak hanya terlihat kokoh, tetapi juga mahal. Ditambah lagi, bodinya yang ramping juga sangat memudahkannya saat digenggam. Ya meskipun suka mencelat sesekali. Aww! Sebuah port USB Type-C diletakkan Xioami di bagian bawah perangkat, berdampingan dengan lubang speaker di sisi kiri dan kanannya. Sementara volume rocker dan tombol power ada di sisi kanan, berseberangan dengan slot kartu SIM Nano SIM di bagian kiri. {Baca juga Canggih! Layar Xiaomi Mi 11 Bisa Monitor Detak Jantung} Di atas, mengingat kemampuan smartphone dalam mengendalikan perangkat elektronik semisal TV dan AC, Xiaomi meletakkan IR Blaster. Menemani keberadaan kamera depan, sensor cahaya, receiver dan LED flash. Nah, kabar kurang baik datang bagi penikmat musik. Pasalnya Xiaomi tak mengizinkan jack audio ikut serta di badan Mi 6X. Alhasil, pengguna yang ingin menikmati konten audio pun harus rela bersusah-susah menggunakan sebuah adapter USB-C to jack Keluar uang? Tidak…tidak… Xiaomi menyertakan ini dalam paket penjualan. Sama halnya dengan jelly case yang dapat kita gunakan untuk melindungi ponsel dari benturan. Di bagian yang terlindungi ini, bagian belakang maksud kami, ada dua buah kamera yang disusun secara vertical, dengan LED Flash duduk diantaranya. Sensor sidik jari juga ditempatkan Xiaomi tak jauh dari kamera, agak ke tengah, dan sejajar dengan logo Mi di bagian bawah. Pendek kata, nice lah dari segi penampilan. Layar Xiaomi membekali Mi 6X dengan layar LCD berukuran 5,99 inci, lengkap dengan resolusi 2160×1080 dan kepadatan piksel 400ppi. Di atas kertas, berada di level yang sama dengan beberapa seterunya yang juga menampilkan layar Full HD. Kami menilai ini lebih dari cukup. Nyaman lah untuk penggunaan sehari-hari. Tulisan dan gambar tampak tajam, dengan sudut pandang yang juga bagus. Ini penting, karena artinya kita bisa mendapatkan pengalaman melihat yang lebih baik, entah itu saat menonton video, main game, atau sekedar browsing. Kami berharap layarnya menjadi lebih terang saat berada di bawah sinar matahari. Tapi mengubah pengaturan ke posisi maksimal sepertinya menjadi keharusan bagi beberapa orang. Memang, auto brightness bekerja dengan baik saat harus menyesuaikan diri dengan kondisi cahaya sekitar, namun entah kenapa kami tetap merasa ini terlihat redup. Oh, satu jempol buat Xioami, yang memilih tidak mengikuti tren poni – setidaknya untuk seri ini, kami jadi tidak perlu repot-repot menyingkirkannya saat sedang ingin menikmati tontonan. {Baca juga Spesifikasi Lengkap Xiaomi Mi 11, Pertama dengan Snapdragon 888} Kamera Seperti beberapa kompetitornya di kelas menengah, Xiaomi Mi 6X juga membawa dua kamera di bagian belakang. Masing-masing dengan resolusi 12 MP dan 20 MP. Kamera pertama 12 MP datang dengan sensor Sony IMX486 dan memiliki aperture f/ sementara kamera kedua Sony IMX376 memiliki aperture f/ Secara garis besar, keduanya bekerja dengan baik, baik dalam kondisi banyak cahaya maupun sebaliknya. Kami mengujinya untuk mengambil sejumlah gambar di dalam ruangan, dalam kondisi banyak cahaya. Hasilnya, bagus. Tak hanya tajam, reproduksi warna yang dihasilkan juga oke. Meski tak banyak, namun HDR jelas membuat perbedaan pada hasil, antara ketika ia berada dalam posisi on dan off. Versi on tampak lebih detil. {Baca juga Xiaomi Mi Box 4S Pro, TV Box Android Bisa Putar Video 8K} HDR On HDR Off Review Hasil Foto Indoor Mi 6X Review Hasil Kamera Kondisi Low Light Review hasil kamera Mi 6X Di kondisi cahaya rendah, Mi 6X juga tak terlalu mengecewakan. Ada noise, tapi sangat sedikit. Intinya tidak sampai mengganggu. Di bagian depan, Mi 6X dibekali kamera 20 MP dengan sensor 1/ dan aperture f/ Secara garis besar, lebih dari cukup. Apalagi ada tambahan flash juga di bagian depan. Nah, bagi pengguna yang lebih suka mengabadikan gambar bergerak daripada diam, kabar baik, karena selain mendukung perekaman video time lapse, Mi 6X juga mendukung rekaman video slow motion. Nah, kalaupun ada satu keluhan di sektor ini, modul kamera yang terlalu menonjol {Baca juga Xiaomi Mi Band 5 Spesifikasi dan Desain Makin Keren} UI Sebelum kita masuk lebih jauh, perlu kami tegaskan bahwa unit yang kami review adalah Mi 6X – bukan Mi A2 yang resmi beredar di Jadi, alih-alih datang dengan tampilan polos seperti pendahulunya Mi A1 – dalam hal ini Android One dan tanpa olesan MiUI, Mi A2 yang masuk ke markas kami adalah dia yang datang dengan opsi kedua, yakni MiUI ROM version Stable. Bersamanya, ada Android yang patch keamanannya terakhir diperbarui pada April 2018 lalu. Namun demikian, tak ubahnya versi Android One yang masuk ke Indonesia, kami juga menemukan layanan Google disini. Sebut saja  Google Play dan Gmail, lengkap dengan aplikasi bawaan seperti Mi Remote, Mi Drop dan Mi Video. Untuk MiUI sendiri, versi 9 ini boleh dibilang cukup colorfull, disamping juga sangat mudah dikostumisasi. Aplikasi yang diinstal juga tidak ada dalam laci aplikasi, melainkan tersebar di berbagai layar utama. Untuk melihatnya, cukup sapu layar ke kanan atau kiri. Secara default, kita bisa menemukan folder khusus aplikasi bawaan Google di layar homescreen, menu setting, theme hingga Play Store. Di bagian paling bawah, ada empat menu lainnya untuk akses cepat ke menu panggilan telepon dan kontak, SMS, browser dan kamera. Tiga tombol navigasi virtual ada tepat di bawahnya. {Baca juga Xiaomi Mi Note 10 Pro Gaming Test Mobile Legend, PUBG, COD Mobile} Spesifikasi Xiaomi Mi 6X bersandar pada kekuatan Snapdragon 660 dari Qualcomm, dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Octa core Kryo 260, dimana 4 diantaranya berjalan di kecepatan GHz, dan 4 lagi GHz. GPU-nya Adreno 512. Secara garis besar, kinerja yang ditorehkan lebih dari cukup untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, ya browsing, main game, nonton dan lainnya. Berdasarkan hasil pengujian kami, nyaris tak ada masalah. Mi 6X sangat responsive, dan hampir jarang tersendat. Pernah, tapi tidak selalu. Pembaca sidik jari di bagian belakang juga cukup bisa diandalkan. Dia membuka ponsel dengan cepat, dengan posisi yang juga kami nilai cukup pas. Bodi logam, harusnya jadi tempat yang baik untuk panas bernaung. Tapi kami merasa Mi 6X masih dalam skala normal. Penggunaan lama sekalipun tidak lantas membuat suhunya naik. Paling baterainya saja yang angkat tangan. Di tengah gempuran ponsel kelas menengah yang mengandalkan baterai besar dan umur panjang, kami menilai penerus Mi 5X ini bukanlah teman yang bisa diandalkan. Berdasarkan hasil pengujian kami, baterai mAh yang dibenamkan Xiaomi di badan Mi 6X hanya mampu bertahan sekitar 10 jam untuk pemakaian berat. Dalam hal ini kami menggunakannya untuk secara simultan menonton video. Dan hasilnya, dari posisi baterai 98% di pukul pagi, Mi 6X pelan-pelan menutup mata saat waktu mendekati pukul 5 sore. Ini masih lebih bagus ketimbang hasil yang ditorehkan PCMark. {Baca juga Bocor! Begini Konsep Desain Unik dari Xiaomi Mi 10} Kesimpulan Jika mengacu pada lembar spesifikasi, Mi 6X jelas merupakan smartphone yang powerfull. Paling tidak disbanding rekan sekelasnya. Bukan saja performa yang oke, kamera ganda dan pembaca sidik jari juga bekerja dengan baik. Sama baiknya dengan desain yang dibawa. Sayang, layar besar yang dibawanya cenderung redup. Baterai juga bukan sesuatu yang bisa dibanggakan.
hasil foto xiaomi mi 6x